Dengan dukungan fasilitas yang memadai dan bimbingan dari tenaga pengajar yang berpengalaman di bidang desain, siswa diajak untuk terus berinovasi dan mengembangkan karya-karya visual yang tidak hanya estetis, tetapi juga memiliki nilai komersial dan komunikatif yang kuat.
Jurusan Desain Komunikasi Visual mendapatkan pengalaman belajar melalui berbagai proyek kreatif yang menantang dan mendukung pengembangan portofolio profesional. Program magang di perusahaan desain, media, atau agensi kreatif juga menjadi bagian dari kurikulum, sehingga siswa memiliki kesempatan untuk menerapkan keterampilan mereka di dunia kerja nyata.
Apa Itu Desain Komunikasi Visual (DKV)?
Desain Komunikasi Visual (DKV) di MAK Negeri Ende dirancang untuk membekali siswa dengan keterampilan kreatif dan teknis di bidang desain grafis dan komunikasi visual. Program ini menghasilkan lulusan yang mampu menciptakan karya visual yang efektif dan menarik untuk berbagai media, baik cetak maupun digital, dengan menggabungkan elemen estetika, teknologi, dan strategi komunikasi.
Tujuan Program Keahlian Desain Komunikasi Visual
Peluang Kerja Desain Komunikasi visual
Fotografi
membekali peserta didik agar mampu berkarya fotografi dengan 5 teknik pemotretan (doft luas, doft sempit, planning, stop action dan show action), serta mampu mengaplikasikan karya fotografi tersebut untuk ilustrasi perancangan komunikasi visual. praktik pembelajaran fotografi berupa: pemotretan pas foto pemotretan dokumentasi pemotretan close up & model pemotretan pre-wedding, wedding pemotretan still life, landscape pemotretan moment & human interest pemotretan cahaya malam & light painting fotografi desain pemotretan dilakukan secara outdoor dan indoor di dalam studio DKV
Desain grafis Media cetak (outdoor dan indoor) memiliki kemampuan mengoperasikan dan mengaplikasikan berbagai software komputer grafis seperti corel draw, adobe photoshop, adobe illustrator, adobe in design ke dalam segala perancangan komunikasi visual media cetak. hasil akhir karyanya bisa berupa : corporate identity/design logo (logotype-logogram,trade mark/merk dagang) desain stationery (papan nama,id card/kartu nama, amplop, kertas surat, kertas memo, stop map, buku, coaster, sticker, kalender meja dan dinding. desain cover buku, majalah, tabloid, surat kabar, katalog, leaflet, brosur, flyer desain packaging/kemasan produk, merchandise, car branding desain umbul umbul, spanduk, banner, backdrop, billboard, building add-on neon sign, neon box wedding card/desain kartu undangan pernikahan desain iklan majalah, poster komersial, poster sosial
Videografi (membuat skenario iklan/film indie, storyboard, shooting/pengambilan gambar produksi, editing-dubbing-pemberian animasi dan melakukan pasca produksi). Selain itu juga membekali peserta didik agar mampu melaksanakan editing video dengan software adobe premier, pinnacle dan corel video studio praktik pembelajaran videografi berupa: shooting-editing video, pembuatan video klip, video dokumentasi, video dokumentasi wedding, video efek untuk iklan/film movie company profile iklan televisi film indie
Bisnis Percetakan dimulai dari cetak kartu undangan, kartu nama, cetak foto, sablon kaos, sablon spanduk, jasa ngeprint, dan lain sebagainya.
Bisnis Souvenir meliputi sablon kaos, cetak stiker, cetak mug, sablon tas, dan aneka souvenir lain dengan bentuk dan desain unik dan khas.
Film Maker Memproduksi film tidak harus berupa film durasi panjang dan pendek
Jasa Video Shooting dengan Mendokumentasikan momen-momen berharga seperti perkawinan, wisuda, acara budaya, ulang tahun. Di samping itu juga bisa untuk pembuatan profil lembaga atau perusahaan.
Content Creator dengan membuat suatu konten, baik berupa tulisan, gambar, video, atau suara seperti You Tube, Instagram, Blog, dan sebagainya.
Youtuber seperti konten-konten video dan konten konten gambar
Digital Marketing seperti mempromosikan produk, baik produk fisik maupun produk digital
Dengan dukungan fasilitas yang memadai dan bimbingan dari tenaga pengajar yang berpengalaman di bidang desain, siswa diajak untuk terus berinovasi dan mengembangkan karya-karya visual yang tidak hanya estetis, tetapi juga memiliki nilai komersial dan komunikatif yang kuat.
Jurusan Desain Komunikasi Visual mendapatkan pengalaman belajar melalui berbagai proyek kreatif yang menantang dan mendukung pengembangan portofolio profesional. Program magang di perusahaan desain, media, atau agensi kreatif juga menjadi bagian dari kurikulum, sehingga siswa memiliki kesempatan untuk menerapkan keterampilan mereka di dunia kerja nyata.