MAKN Ende (Humas) — Dua siswa Madrasah Aliyah Kejuruan Negeri (MAKN) Ende, Fauzil dan Fatin, terpilih sebagai finalis ajang Ko’o Fai Nuwa Muri (Putra Putri Kabupaten Ende) Tahun 2025 mewakili Kecamatan Nangapanda dan Fauzil terpilih menjadi Runner Up 3 dalam ajang Koofai Nuwa Muri Ende 2025. Keikutsertaan keduanya menjadi wujud kontribusi lembaga pendidikan madrasah dalam mendukung pengembangan generasi muda di bidang budaya dan pariwisata daerah.
Camat Nangapanda, Darius Meka, menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. Saat ditemui pada Minggu (14/12/2025), ia memberikan proficiat kepada MAKN Ende yang dinilai telah berkontribusi membawa nama Kecamatan Nangapanda pada ajang pemilihan duta budaya dan pariwisata Kabupaten Ende. Ia berharap capaian ini dapat menjadi motivasi bagi generasi muda lainnya untuk terus berprestasi.
Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Ende, Ny. Cicih Badeoda, dalam sambutannya pada Minggu (20/12/2025) di Gedung Restela Ende, menegaskan bahwa pemilihan Ko’o Fai Nuwa Muri merupakan ajang strategis dalam menumbuhkan kepedulian generasi muda terhadap pelestarian budaya. Menurutnya, kegiatan ini bertujuan melestarikan budaya serta menumbuhkan rasa cinta terhadap budaya Ende Lio Nage.
Ia menjelaskan bahwa ajang tersebut menjadi sarana eksplorasi potensi diri putra-putri Ende di bidang budaya dan pariwisata, sekaligus media memperkenalkan kearifan lokal kepada masyarakat luas. Tema “Budaya dan Inspirasi” menjadi arah utama rangkaian kegiatan tahun ini. Sebanyak 53 peserta dari berbagai kecamatan di Kabupaten Ende mengikuti tahapan kegiatan, termasuk karantina dan pembekalan materi selama empat hari.
Panitia pelaksana menyampaikan bahwa peserta akan menerima berbagai materi pembekalan yang mencakup tenun ikat, pariwisata, lingkungan hidup, kesehatan, pendidikan, teknologi informasi, serta pelatihan berbicara di depan publik sebagai bekal peran mereka sebagai duta budaya dan pariwisata.
Kepala MAKN Ende, Abdul Wahab, menyampaikan apresiasi kepada kedua siswa yang terpilih sebagai finalis. dan menjadi Fauzil sebagai pemenang Nuwa Muri Ende Ia berharap Fauzil dan Fatin dapat menjadikan kegiatan menjadi pengalaman yang baik serta memperkaya wawasan tentang budaya dan pariwisata Kabupaten Ende.
Guru pendamping, Erlina, menuturkan bahwa kesiapan kedua finalis dalam mengikuti ajang tersebut telah dilakukan secara optimal. Ia menjelaskan bahwa misi yang diusung finalis Kecamatan Nangapanda adalah memperkenalkan tenun ikat dan batu hijau sebagai ikon budaya dan pariwisata daerah. Melalui ajang ini, diharapkan potensi budaya dan pariwisata Kecamatan Nangapanda dapat dikenal lebih luas.
Penulis : wael
Foto : panitia
Editor : Wael
Leave a Comment